Mengenai Saya

Foto Saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Unit Pelaksana Teknis Budidaya pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan mempunyai uraian tugas melaksanakan sebagian kegiatan dinas di bidang identifikasi, perencanaan, dan pelaksanaan ujicoba kaji traf serta pengembangan teknologi budidaya perikanan.

Selasa, 16 April 2013

Pemantauan HPI/HPIK

Pemantauan HPI/HPIK  di PIP Ikan Hias Kota Medan.
Setiap tahun dilakukan 2 kali pemantauan oleh Stasiun Karantina Ikan klas I Belawan.

Jumat, 04 Mei 2012

PRAKTEK KERJA INDUSTRI SMK N 1 TANJUNG BALAI

Diseminasi kelompok Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa SMK N 1 Tanjung Balai yang dilaksanakan pada tanggal 8 Pebruari  - 4 Mei 2012 telah tuntas dilaksanakan.

Segala hari hari penuh kegiatan belajar sambil bekerja telah dilaksanakan oleh mereka, bukan mereka saja yang banyakbelajar, kami juga banyak belajar terutama belajar bagaimana bekerjasama, menghargai rekan kerja dan konsentrasi ke pencapaian tujuan.


Pemberian Materi Budidaya Perikanan






Pemberian Meteri sebelum Praktek
          















Praktek Stripping Lele dan Patin
Bersama Pegawai UPTD Budidaya Kota Medan
Ade - Sri - Yuni - Dewi _ Nazmi - Faujiah



Kamis, 29 Maret 2012

BBI, BAGAIMANA CARA KAMI MENCOBA MENGELOLANYA


AQUACULTURE CONCEPT
BBI, BAGAIMANA CARA KAMI MENCOBA MENGELOLANYA

Tulisan ini merupakan buah pikiran Pak Adi Suripto yang diupload pada Naksara.Net (saya download pada tanggal 18/12/2008). Melihat, mempelajari dan memahami apa yang dituliskan oleh beliau, saya ingin sekali mencoba mengaplikasikannya di lingkungan kerja saya. Pada saat itu (Tahun 2008)  saya merupakan staf di BBI Kota Medan ini, sebagai staf, saya tidak cukup dan tidak mampu berbuat banyak dalam mengaplikasikan apa yang terbaik untuk BBI, tetapi pada 2 tahun belakangan ini, apalagi setelah Agustus 2011 (saya dipercayakan menduduki jabatan Kepala UPT, saya jadi bersemangat sekali untuk membangun BBI Kota Medan ini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
Kendala, tentu saja merupakan bagian dari pengembangan BBI, namun itulah yang membuat kami menjadi sangat tertantang, bersabar sambil terus berkarya.
Pertama sekali yang saya lakukan terhadap BBI Kota Medan adalah merekrut tenaga tenaga operasional dari dengan umur maksimal 30 tahun. Harapan saya, yang muda, yang kreatif, yang dinamis, yang berkarya dan yang membuat hari esok menjadi lebih baik.
      
Mengapa BBI perlu dikelola?
BBI kami perlu kami kelola karena BBI merupakan Asset pemerintah yang diperuntukkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui uji coba kaji traf benih unggul, memproduksinya, mendistribusikannya dan mengembangkannya menjadi lebih baik lagi.
 Aplikasinya :
Kami melakukan ujicoba terhadap Hybridisasi Ikan Nila Gesit >< Nila Gift, Nila Gesit >< Nila JICA, Nila Gesit >< Nila Putih dengan hasil terbaik sementara pada persilangan Nila Gesit >< Nila Gift (Lokal) dan kami beri nama NILA GELOK.
 Kami melakukan ujicoba terhadap Hybridisasi Ikan Lele Sangkuriang >< Lele Dumbo (Tuntungan) dengan hasil pertumbuhan lebih baik dan kami beri nama LELE SANTUN.
 Seluruh benih hasil produksi BBI Kota Medan, diberikan GRATIS kepada masyarakat Kota Medan yang membudidayakan ikan.
      
Beberapa pertanyaan saya seputar pengelolaan BBI.
1.  What, apa yang akan dikelola : Kami mengelola/menggunakan/memanfaatkan seluruh aset yang ada di BBI yang bertujuan sesuai sebagaimana TUPOKSI BBI. 2.    Who, siapa pelaksananya (Semua pegawai yang bekerja di BBI; masyarakat yang menerima/memberi manfaat ke BBI)
3.   Where, di mana pengelolaan dilakukan : Pengelolaan dilakukan di Lingkungan BBI dan beberapa lokasi budidaya milik masyarakat sebagai pembanding uji pertumbuhan.  
4.  When, kapan pelaksanaanya : Sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku, pengelolaan atau operasional dapat dilakukan setelah Aset berupa sarana dan prasarana serta anggaran operasional mencukupi untuk dilaksanakannya pengelolaan.
5.    How, bagaimana melakukannya sesuai dengan manajemen 881 dengan mengacu pada SPO yang   
     ditetapkan.      
Untuk apa BBI dibangun?
1.    Penyediaan benih unggul,
2.    Melakukan pembinaan kepada masyarakat pembudidaya ikan,
3.    Pengalihan teknologi kepada siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum.
       
Apa yang harus menjadi sasaran BBI?
1.    Terpenuhinya kebutuhan benih di daerah
2.  Transfer teknologi bagi Masyarakat.  
3.    Berkembangnya UPR di Kota Medan.
4.    Pelestarian SDA/SDI di daerah,
5.    Peningkatan pendapatan masyarakat,
6.    Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)
Bagaimana mengoperasionalkan BBI?
Beberapa point penting yang dapat saya sampaikan antara lain:
1.    Tersedia fasilitas budidaya ikan;
2.    Tersedia air dengan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas sesuai kebutuhan;
3.    Tersedia tenaga listrik;
4.    Tersedia biaya operasional;
5.    Tersedia SDM terampil;
6.    Tersedia teknologi pembenihan;
         
Dimana posisi manajemen dalam pengelolaan BBI?
1.    Perencanaan dan penyusunan visi, misi, anggaran, produksi ikan (jenis ikan, target produksi dan nominal)
2.    Pengorganisasian
3.    Staffing (skill dan kepemimpinan)
4.    Koordinasi
5.    Pengawasan
6.    Pelaporan
 
Bagaimana merencanakan produksi ikan di BBI?
1.    Jenis ikan sesuai peruntukan wadah yang tersedia,
2.    Menyusun target bulanan hingga satu tahun
3. Target produksi dihitung berdasarkan studi literatur, kapasitas wadah, daya dukung lingkungan, dan anggaran yang tersedia
4.  Ada penjadwalan, form pendataan, juklak/SPO/IK/Elemen keterampilan berdasarkan SNI yang ada
 
Bagaimana pengorganisasian dan staffing dilakukan?
1.   Penanggung jawab untuk tiap divisi (divisi berdasarkan komoditas) 
2.    Menyusun job description, batas tanggung jawab dan wewenang.

Bagaimana melakukan koordinasi di BBI?
1.    Penyampaian arahan pada apel pagi dan sore setiap hari.
2.    Pertemuan bulanan, semester dan tahunan (evaluasi kinerja, penentuan target, pembahasan masalah dan pemecahannya intern dan antar divisi, kinerja tiap divisi)

Bagaimana melakukan pengawasan di BBI?
1.    Kesesuaian antara rencana yang tertera dalam proposal/juklak kegiatan dan pencapaian
2.    Ada reward dan punishment serta rekreasi bersama termasuk studi banding mandiri.

Apa hal lainnya?
Hal lainnya adalah pelaporan. Beberapa hal terkait antara lain :
1.    Tertulis dalam bentuk laporan bulanan, semester dan tahunan.
2.    Jenis laporan (produksi ikan, distribusi ikan, keragaan induk, penggunaan sarana serta keuangan)
3.  Lain-lain : berita acara.

Apa saja hal penting lainnya?
1.    Sertifikasi dan Standarisasi

Rabu, 28 Maret 2012

Pengembangan

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Budidaya pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan yang berlokasi di Kelurahan Baru Ladang Bambu telah mulai dioperasionalkan pada akhir tahun 2004.

Saat itu UPT Budidaya yang kala itu dibawah Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Medan memiliki sarana yang seadanya dengan jumlah SDM yang sangat terbatas pula.

Berikut kami coba mereview perkembangan yang ada di UPT Budidaya dilihat dari pembangunan, perbaikan dan pemanfaatan Sarana dan Prasarana


Bangunan Kantor Tahun 2008

Bangunan Kantor 2011
 






Kolam Bagian Barat 2005













Kolam Bagian Barat 2011
                                                                                   

Taman depan 2006




                                                                                     
Taman depan 2011

 

Bak terpal percontohan 2006
 
Bak Terpal Percontohan 2011

Kolam Bagian Timur 2007





Kolam Bagian Timur 2010



 

Bak Pendederan Ikan Hias 2008


Indoor Hatchery Ikan Hias 2011

Rumah Jaga 2008






Rumah Jaga 2011

Instalasi Pemberokan 2011




MEMULAI, DAN MELAKUKAN PERBAIKAN TANPA HENTI

Memulai merupakan bagian yang terasa sulit dari suatu pekerjaan yang sama sekali belum pernah kita lakukan. Menjalankan, memelihara dan menjadikannya lebih baik lagi dari yang terdahulu merupakan suatu tantangan yang seharusnya dihadapi dan diselesaikan dengan baik.

Yang muda adalah yang berkarya.
Itu bukan hanyalah semboyan kosong, itu merupakan semboyan yang menjadikan kami menjadi bersemangat, memacu kreatifitas, membuat Balai Benih Ikan kami menjadi lebih baik dari yang kemarin. 

Mengusung Motto Kota Medan : Medan Hari ini Lebih Baik dari Hari Kemarin dan Harti Esok Lebih Cerah dari Hari ini, bagi berbuat, mencoba, menguji, mendesiminasikan apa yang dapat kami lakukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dasar hukum : Peraturan Walikota Medan Nomor 25 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Kepala UPTD
R. Gatot Pahlawan, S.Pi

Kasubbag Tata Usaha
Agnesia Rahmawati, S.Pi

Urusan Standarisasi dan Informasi
Endang Supriatna
Donny Andri Siswanto
Safrida Ningsih

Urusan Pelayanan Teknis Produksi
Ade Irwansyah, S.Pi
Mulyadi

Tenaga Administrasi
 Erma Astika Sari
Yuni Yulia
Novi Karlina
Rizki Indah Lestari

Tenaga Operasional
Dian Susesno, S.Pi
Ngadirin
Agus Prawira
Abdi Tarigan Silangit
Dedi Purwanto
Rico Febri
Roy Hendradi Suroyo
Rizki Utomo
Samuel Daeli
Musi Hartati
Sri Mulyani